skip to main |
skip to sidebar
Persahabatan yang diawali dengan kepercayaan, menghargai perbedaan dan berpacu dalam prestasi untuk menciptakan komunitas unggul dalam kelas yang amburadul namun tidak mandul. Sukabumi.... itulah awal cerita terikatnya hati dan perasaan terhadap persahabatan yang kental dengan susana ceria, bahagia, berbagi duka dan menjadi yang berbeda. Cerita dulu nih yee...... Pada awal kuliah aku kenalan pertama dengan seorang teman yang bernama Manasye, dia ini adalah seorang teman yang pinter, jaim, kadang-kadang lucu dan gila, punya obsesi tinggi, setia kawan dan beridealis tinggi dalam perjalanannya aku dan dia menjadi sahabat sohib yang akrab sekali dan terus bertambah dengan teman-teman baru yang lain seperti Shodiq, Selo, Ruslan, Anto, Yuni, Aai, Yoko, Dhani, Isah dan tentunya masih banyak lagi. Hari-hari terus berlalu dengan suasan ceria di kampus tercinta sampai pada akhirnya kukenal dengan seorang wanita berinisial "M" yang dalam perjalananya kami jadi pacaran (cuit... cuit... , laku juga gue yee....) wah seru banget deh tuh pacaran ma cewe yang satu ini banyak hal-hal aneh yang kita lakuin bareng.... (Oops... jangan negative thinking dulu ya...) dan itu berdampak negative yaitu membuatku agak jauh dengan teman-temenku kecuali Sdr. Selo & Shodiq, tapi masa pacaran itu tidak berlangsung lama hanya kurang lebih satu bulan lamanya, indikasi ini sudah aku rasakan sejak pertengahan hubungan kalau dia menyukai salah sorang temanku dan temanku ini juga ngejar terus ceweku ini, aku sendiri pernah menanyakan sikapnya belakangan "Silahkan saja kamu bergaul dan berteman dengan siapapun bagiku itu ga ada masalah dan fine-fine aja, tapi tolong dong jaga sikap baik-baik". Pada awalnya diikuti tapi hanya sekali dan kemudian kembali seperti semula dan beberapa kali aku melihatnya jalan dan semakin dekat dengan temenku itu dan ada seorang teman dekatnya yang memberi tahukanku kalau dia pergi nonton bareng ma temen itu. Hingga pada akhirnya dia si "M" ini menyatakan ingin putus denganku, sedih memang mendengarkan perkataan itu, tapi itu mugkin akan jauh lebih baik dari pada mempertahankan sebuah hubungan yang sarat dengan kebohongan dan ketidak harmonisan. Hanya satu keinginanku saat itu dia berkata jujur tentang alasannya ingin mengakhiri hubungan ini yang sebenarnya sudah kuketahui jawabanya, tapi yang aku ingin ketahui adalah sejauh mana dia bisa berkata jujur walaupun pada akhirnya dia tetap tidak bisa jujur dan akhirnya berakhirlah hubungan itu dengan tetap menyimpan sebuah kebohongan yang sudah kuketaui jawabanya... (oon juga nih cewe yak...). Tapi tak apalah mungkin inilah yang terbaik buatku melangkah lebih pasti...... sahabat-sahabatku yang selalu setia seperti Manasye, Selo dan Shodiq, mereka selalu ada ketika aku sedang dalam masalah dan kesulitan, mulai dari sinilah aku tahu betapa persahabatan itu jauh lebih kekal dan membahagiakan ketimbang sebuah pacaran.... thank's berat kawan..... meraka selalu mensupport dan memberi semangat baru buatku untuk terus melangkah lebih pasti dalam menjemput masa depan.... hingga pada suatu saat tepatnya saat liburan ujian tengah semester (UTS) aku mengeluarkan ide untuk mengadakan Camping di alam bebas yang sunyi dan damai dan terpilihlah Sukabumi sebagai tempatnya dan tepatnya di Salabintana di bawah kaki Gunung Gede dan Pangrango yang kebetulan tidak begitu jauh dari kampung halaman kawanku yang berbama Ruslan, dari sekian banyak teman-teman di kampus yang aku kabari dan aku ajak ke acara tersebut hanya beberapa orang saja yang begitu antusias mengikuti acara tersebut yaitu aku sendiri (Ponce gokil), Selo, Shodiq, Anto, Ruslan, Dani, Yuni dan Yanti. Disini dan di Salabintana inilah tempat penyatuan hati dah keterikatan kami dalam persahabatan, perasaan dan kekompakan yang begitu solid..... dan terus berlangsung sampai sekarang..... dengan bertambahnya sohib baru seperti Aai, Yoko dan Roisah dan tidak lupa kawanku Manasye yang disusul teman yang lain seperti Dion, Bambang, Faton, Fatikhin, Vrety, Durakhim, Prim dan tentu tidak menutup kemungkinan pada yang lain karena kami selalu terbuka dengan siapapun asal bisa saling menghargai perbedaan, kekurangan dan tetap dalam kebersamaan. Thank's 4 all my friends.... I luv yu full..... hahaha..... (gayanya mbah Surip gitu lho...) semoga persahabatan dan kekompakan ini akan terus terjaga selamanya.... Amiin.